Bisnis Rental Mobil Terbaik Dan Terpecaya

Rental Pekanbaru  - Agar sukses berbisnis rental mobil, beberapa kunci sukses perlu diperhatikan dengan saksama. Kunci sukses tersebut dapat dikelompokkan atas dua bagian, yaitu persiapan berbisnis dan menjalankan bisnis.

Tahap Pertama : Persiapan Berbisnis Rental Mobil

Untuk memulai bisnis rental mobil, perlu diputuskan jenis rental mobil seperti apa yang akan digeluti : rental mobil niaga, rental mobil keluarga, rental mobil mewah, atau ketiga pilihan ada sekaligus. Hingga kini di Indonesia rental mobil keluarga merupakan jasa yang paling banyak diminati. Untuk membantu pengambilan keputusan mengenai jenis rental mobil yang akan digeluti, dapat dilakukan survey pasar untuk mengenal karakteristik pasar. Melalui survei ini dapat diperoleh gambaran mengenai siapa calon pelanggan (keluarga, niaga, kantor/ perusahaan), lokasi calon pelanggan (sekitar rumah tempat tinggal, mencakup wilayah lebih luas lagi), dan tidak lupa tingkat persaingan bisnis yang ditentukan oleh jumlah penyedia jasa rental mobil yang sudah ada di wilayah tersebut.

Jika akan memulai bisnis dari rental mobil keluarga, sebaiknya pilih mobil dengan spesifikasi yang memuat banyak baik orang maupun barang sehingga dapat ditarik dua keuntungan sekaligus, yaitu konsumen jasa rental mobil keluarga dan konsumen jasa rental mobil niaga. Berikutnya, perlu ditetapkan jenis mobil yang akan disewakan. Sekarang ini, mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan jenis mobil yang paling banyak dipesan pelanggan. Disusul suzuki apv dan daihatsu Luxio. Jadi agar mobil lebih sering disewa pelanggan, perlu diperbanyak jenis mobil yang disukai pelanggan.Berikutnya, perlu ditentukan jumlah dan cara memperoleh mobil karena hal ini berkaitan erat dengan kebutuhan modal. Banyaknya unit mobil yang dijadikan aset sebaiknya berjumlah 3 atau 5 unit. Semakin banyak jumlah unit mobil yang dikelola membuat peluang keuntungan semakin besar. Jika jumlah mobil yang dikelola hanya 3 unit, usahakan agar biaya operasional tidak banyak yang dikeluarkan. Adapun untuk memperoleh mobil terdapat 2 alternatif, tunai dan kredit.

Membeli mobil dengan cara kredit dianggap lebih menguntungkan jika keuntungan lebih tinggi dibanding tingkat suku bunga. Dahulukan kredit dari lembaga perbankan dibandingkan perusahaan leasing. Datangi perusahaan leasing jika bank sudah menolak permohonan kredit. Pembelian mobil secara tunai biasanya akan lebih murah dibandingkan pembelian mobil secara kredit karena terbebas dari harga yang berlipat akibat suku bunga. Dari segi keamanan usaha pun relatif lebih aman karena tidak akan dikejar kejar cicilan jika pasaran rental mobil sedang sepi.Selain memanfaatkan mobil sendiri, dapat pula memanfaatkan mobil milik pihak lain (investor). Hal ini akan menguntungkan karena mungkin saja pelanggan meminta jenis mobil yang kebetulan tidak dimiliki. Mobil milik investor itu harus dilindungi oleh asuransi all risk untuk mengurangi tingkat resiko yang mungkin terjadi. Sistem kerjasama terdiri dari tiga alternatif, yaitu sistem setoran, sistem bagi hasil dan sistem kontrak. Pola yang paling sederhana adalah sistem setoran.Pastikan pula seluruh mobil yang dimiliki dan mobil investor memiliki perlindungan asuransi.

Sebaiknya, pilih perusahaan asuransi yang memiliki pengalaman/produk khusus asuransi rental mobil. Perhatikan bahwa dalam bisnis rental mobil, kerusakan dan kehilangan mobil menjadi resiko bisnis yang utama.Modal terdiri atas tiga jenis, modal usaha, modal kerja, dan modal operasional. Perlu dilakukan analisis usaha untuk mementukan jumlah modal yang dibutuhkan. Modal usaha atau modal investasi adalah modal nominal yang harus disiapkan pada saat awal membuka usaha. Walaupun modal usaha dapat diperoleh dari kredit atau pinjaman pihak lain, sebaiknya modal usaha merupakan tabungan atau harta milik sendiri.Lokasi tempat usaha turut menentukan sukses tidaknya sebuah usaha. Untuk usaha rental mobil skala kecil, tempat usaha dapat dimulai dari rumah sendiri. Pastikan ada ruangan khusus untuk kantor, tempat segala proses administrasi dan operasional usaha dijalankan, serta garasi tempat mobil bisa diparkirkan dengan aman.Terakhir, bisnis rental mobil, seperti jenis bisnis lainnya harus memenuhi aspek perizinan. Tidak hanya izin dari masyarakat sekitar wilayah dimana lokasi bisnis berada, tentu juga izin usaha yang melegitimasi bisnis secara hukum.

Tahap Kedua : Menjalankan Bisnis Rental Mobil

Seperti pada bisnis jasa lainnya, bisnis rental mobil harus memiliki organisasi yang terstruktur . Artinya semua tugas yang harus dijalankan terbagi secara jelas dan wewenang serta tanggung jawab pun ditentukan secara tegas. Organisasi kerja untuk usaha skala rumahan biasanya hanya didasarkan atas dua peran utama saja, yaitu produksi dan administrasi yang meliputi administrasi operasional, administrasi pemasaran, dan administrasi keuangan. Pemilik usaha langsung memimpin dan mengatur para karyawannya, namun tetap disarankan agar pemilik rental tidak terjun langsung berhadapan dengan aktifitas teknis kerja rental.Untuk menjalankan bisnis rental mobil Jogja diperlukan karyawan, baik karyawan administrasi, sopir dan kalau perlu teknisi atau montir mobil.

Oleh sebab itu aspek perekrutan karyawan merupakan aspek penting. Karyawan dapat diperoleh melalui jalur pertemanan, saudara dekat, atau orang yang tinggal dekat dengan tempat usaha untuk dididik sebagai karyawan rental mobil yang profesional. Sopir adalah karyawan yang langsung mengoperasikan mobil dan paling banyak berinteraksi dengan pelanggan, oleh sebab itu pengelolaan sopir yang baik menentukan kelangsungan bisnis rental mobil. Empat kriteria yang dapat dipakai untuk merekrut sopir, yaitu integritas, loyalitas, profesionalisme dan spiritualitas. Harga merupakan hal penting dalam bisnis yang memerlukan perhitungan tepat agar usaha yang dijalankan tidak mengalami kerugian. Penentuan harga dapat diperoleh berdasarkan besarnya modal yang dikeluarkan serta biaya operasional yang dikeluarkan. Harga yang ditawarkan kepada konsumen ditentukan berdasarkan besarnya analisa titik impas (Break Event Point, BEP) yang dibuat.

Cara lain dalam menentukan harga dapat dilakukan dengan membandingkan dengan harga pesaing. Hal ini penting pula dilakukan sebagai bahan pembanding.Promosi merupakan salah satu kiat untuk melejitkan bisnis. Untuk mempromosikan bisnis rental mobil, dapat digunakan berbagai sarana. pemakaian media promosi yang tepat akan berpengaruh terhadap efektifitas promosi. Penentuan sarana promosi ini dapat dilakukan dengan memperhatikan pasar yang dituju. Banyak masalah dalam sebuah usaha bersumber pada tidak beresnya administrasi. Oleh sebab itu, perlu dibiasakan untuk membuat catatan catatan tentang kegiatan yang terjadi di perusahaan, baik itu berkaitan dengan alur kerja maupun catatan mengenai arus keuangan. Pencatatan dan pembukuan merupakan sistem administrasi yang dapat dijadikan acuan untuk mengevaluasi usaha.Pelanggan adalah sumber utama agar semua kegiatan bisnis berjalan. Seberapapun bagus jasa atau produk yang dihasilkan, akan sia sia jika tidak didukung oleh pelayanan pelangggan yang baik.

Kegiatan pelayanan terbagi atas tiga tahap, yaitu tahap sebelum transaksi, saat transaksi, dan setelah transaksi jasa rental mobil. Mobil yang menjadi aset penting bisnis rental mobil tentu harus dirawat secara rutin untuk menarik pelanggan sewa mobil. Konsumen tentu akan datang kembali jika merasa puas pada kondisi mobil yang disewanya, baik mesin bagian eksterior maupun interior. Anda harus membuat penanganan perawatan mobil ini secara khusus. Kebiasaan merawat mobil bisa menekan biaya operasional. Cara hemat dan praktis memperthanakan kondisi mobil adalah selalu merawatnya sesuai jadwal.

 

Sumber : linkedin.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Menyewakan Mobil Pribadi ? Perhatikan Beberapa Poin Penting Berikut !

Rental Mobil Pekanbaru Harga Terjangkau, Nggak Nguras Dompet

Rental Mobil Pekanbaru Temani Wisata Keluarga